Menjadi yang Terbaik

Minggu V Sesudah Pentakosta

Senin, 14 Juli 2014

 

Amsal 12 : 21 – 23

“Orang benar tidak akan ditimpa oleh bencana apa pun, tetapi orang fasik akan senantiasa celaka” (ay.21)

21 Orang benar tidak akan ditimpa oleh bencana apapun, tetapi orang fasik akan senantiasa celaka.
22 Orang yang dusta bibirnya adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi orang yang berlaku setia dikenan-Nya.
23 Orang yang bijak menyembunyikan pengetahuannya, tetapi hati orang bebal menyeru-nyerukan kebodohan.

Melalui bacaan Amsal kita ini, kita akan melihat bersama beberapa tipe orang dalam menjalani kehidupan ini:

  1. Orang benar

Tidak akan ditimpa oleh bencana apappun: asal manusia berusaha hidup benar di hadapan Tuhan, maka akan dimampukan untuk melewatiberbagai peristiwa dalam hidup, sehingga bencana tidak akan menjadi bagian dalam hidup

  1. Orang fasik

Akan senantiasa celaka: orang yang mangandalkan diri sendiri dan tidak menyertakan Tuhan dalam setiap keputusan yang diambil, pada akhirnya akan mengalami kesusahan hidup

  1. Orang dusta bibir

Merupakan kekeijan bagi Tuhan: orang yang gemar hidup dalam kebohongan dipandang sangat rendah bahkan dibenci oleh Tuhan

  1. Orang setia

dikenanNya: setia di sini diartikan kesetiaan manusia untuk tetap berusaha hidup dalam kejujuran

  1. Orang bijak

Menyembunyikan pengetahuannya: dikatakan bijak karena orang tipe ini tidak hanya pandai bicara, tapi juga melakukan apa yang baik serta menjadi teladan yang baik.

  1. Orang bebal

Menyerukan kebodohan: orang yang bebal, tidak dapat dipercaya omongannya bahkan tidak dapat memberi contoh yang baik.

 

Saat diperhadapkan dengan 6 tipe orang di atas, tipe seperti apa yang mau kita pilih?

Pilihan kita menentukan tuaian apa yang akan kita terima nanti.

Apakah hari ini kita akan menjadi berkat Tuhan bagi banyak orang, atau sebaliknyakita menjadi batu sandungan bagi orang lain. Semuanya tergantung pada pilihan kita. Tetapi tetap diingatkan: pilihlah untuk menjadi yang terbaik agar kehidupan kita menjadi bermakna, baik bagi diri sendiri maupun bagi sesama.

 

Doa: Ya Tuhan, mampukanlah kami memilih untuk menjadi yang terbaik

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s